Rabu, 01 Januari 2014

MKTS - 23. Panduan Praktis Dalam Beribadah Umroh





Masjid Aisyah Tan'im : Salah satu Miqot Umroh



A.     NIAT DAN BERIHRAM DARI MIQOT.

Sesampainya di Bi’r ’Ali / Dzul Hulaifah bagi jamaah yang dari arah Madinah, atau di Bandara King Abdul ’Aziz Jeddah bagi jamaah yang dari Tanah air, disunnahkan mandi dulu, kemudian berpakaian ihram dan berminyak wangi.
Dilanjutkan sholat Sunnat Ihrom 2 rekaat. Lafal niatnya :
أُصَلِّي سُنَّةَ اْلإِحْرَامِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usollii sunnatal ihroomi, rok’ataini, lillaahi ta’aalaa.
Artinya:Aku niat sholat sunat ihrom, 2 rekaat, karena Alloh”.

Diteruskan membaca niat Umroh :
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَ أَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul Umrota wa ahromtu bihaa, lillaahi ta’aalaa.
Artinya:Aku niat Umroh dengan berihrom  karena Alloh.

Atau dapat ditambahkan dengan ucapan :
لَبَّيْكَ اللَّهُـمَّ عُمْرَةً
Labbaika Alloohumma ‘umrotan.
Artinya:Aku sambut panggilan-Mu, Ya Alloh, untuk melakukan Umroh.

Selesai berniat Umroh, disunnahkan  memperbanyak membaca talbiyah selama dalam pejalanan menuju ke Masjidil Harom dan kapan saja ada kesempatan, disamping juga membaca sholawat Nabi dan doa- dzikir lainnya.
Sejak saat itu, maka seluruh larangan  ihrom wajib dihindari,. Jika dilanggar maka akan terkena Dam / denda.

Bacaan Talbiyah :
لَبَّيْكَ اللَّهُـمَّ لَبَّيْكْ,  لَبَّيْكَ  لاَ شَرِيْكَ  لَكَ لّبَّيكْ .  إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ  لَكَ وَالْمُلْكَ,  لاَ شَرِيْكَ لَكَ.  
Labbaikalloohumma labbaik. Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan-ni’mata laka wal mulk. Laa syariika lak.
Artinya:Aku datang untuk menyambut seruan-Mu ya Alloh.  Aku datang untuk menymbut seruan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kekuasaan hanyalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu”.

Membaca sholawat sesuai dengan yang dikuasainya. Misalnya:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ.
Alloohumma solli ‘alaa sayyidinaa muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad
Membaca doa/dzikir sesuai dengan yang dikuasainya, setelah membaca sholawat. Misalnya :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَ الْجَنَّةَ وَ أَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَ النَّارِ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Alloohumma innii as-aluka ridhooka wal jannah, wa a’uudzu bika min sakhotika wan naar. Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.
"Ya alloh, sungguh aku mohon ridho-Mu dan surga. Aku berlindung pada-mu dari kemurkaan-Mu dan neraka. Ya Alloh, beri kami kesejahteraan dunia dan kebahagiaan akhirat. Hindarkan kami dari siksa neraka"

Catatan :
Memperbanyak bacaan Talbiyah tersebut disunnahkan sejak selesai mengucapkan niat Umroh sampai pada waktu akan memulai thowaf.



Keutamaan membaca Talbiyah:

Rosululloh bersabda: ”Tiada seorang muslim pun yang membaca TALBIYAH, melainkan seluruh batu, kayu atau tanah yang ada di kanan-kirinya juga ikut membaca Talbiyah tersebut, sehingga bumipun melingkupinya dari sini sampai sini”. (HR. Ibnu Majah, Tirmidzi)





B.     MASUK MASJIDIL HARAM.

Sesampainya di kota Makkah dan masih dalam kondisi berihrom, jamaah Umroh terus menuju ke pondokan / hotel untuk sekedar meletakkan barang-barangnya, atau wudhu, kemudian segera pergi ke MASJIDIL HARAM untuk menyelesaikan ibadah Umrohnya, yang meliputi : thowaf, sa’i dan tahallul.

Setiap kali memasuki Masjidil Haram sunnah dimulai dengan kaki kanan, sambil membaca doa ini :
اَللَّهُـمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ, وَمِنْكَ السَّلاَمُ, وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ, فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ.
اَللَّهُـمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. بِسْمِ اللَّهِ وَالْحَمْدُ  لِلَّـهِ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ.
Alloohumma antassalaam, waminkas-salaam, wa ilaika ya’uudus-salam, fahayyinaa robbanaa bis-salaam.
Alloohummaftahlii abwaaba rohmatik. Bismillaah, wal hamdu lillaah, was-solaatu was-salaamu ‘alaa rosuu-lillaah.
Artinya : ”Ya Alloh, Engkaulah keselamatan & kesejahteraan. Dari Engkau lah sumber keselamatan & kesejahteraan. Maka sambutlah kedatangan kami dengan keselamatan & kesejahteraan.
Ya Alloh, bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu untukku. Dengan menyebut Asma’ Alloh, Segala puji bagi Alloh, semoga sholawat-salam dilimpahkan kepada Rosululloh”.

Ketika melihat Ka’bah, disunnahkan membaca doa :
اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمهَابَةً. وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ اَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَبِرًّا.
Alloohumma zid haadzal baita tasy-riifan wa ta’zhiiman wa takriiman wa mahaabatan. Wazid man syarrofahuu wa ‘azh-zhomahuu wa karromahuu mimman hajjahuu awi’tamarohuu tasyriifan wa ta’zhiiman wa takriiman wa birron.
Artinya: "Ya Alloh, tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kewibawaan pada Kabah-Mu ini. Dan tambahkan juga hal itu kepada jamaah haji dan Umroh (termasuk SAYA) yang memuliakan, mengagungkan & menghormati Ka’bah".


C. MELAKUKAN THOWAF .

Thowaf dimulai dari Rukun Hajar Aswad (ditandai dengan lampu hijau di pojok arah tenggara Masjidil Harom), dengan cara :  menghadapkan wajah, atau menghadapkan seluruh badan ke arah Hajar Aswad sambil mengangkat tangan kanan dan membaca :
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ اَكْبَرْ
Bismillaahi Walloohu Akbar.
(Dengan Menyebut Asma’ Alloh. Alloh Maha Besar)

Lalu dikecup, dan terus bergerak berjalan mengelilingi Ka'bah 7 x dengan posisi Ka'bah berada di sebelah pundak kirinya.

Bacaan yang dibaca selama thowaf BOLEH berupa bacaan ayat-ayat Al-Qur’an atau surat-surat pendek apa saja, Sholawat Nabi, doa-doa yang dikuasainya, serta bacaan doa-dzikir lainnya, seperti bacaan Tasbih berikut ini
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ اَكْبَرُ.  لَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمْ
Sub-haanalloh, wal hamdulillaah, walaa ilaaha illallooh, walloohu akbar. Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ’aliyyil ’azhiim.
Artinya:Mahasuci Alloh, Segala puji bagi Alloh, Tiada tuhan kecuali Alloh, dan Alloh Maha Besar. Tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan & kekuasaan Alloh Yang Maha Tinggi lagi Agung”.

Atau dengan membaca teks-teks doa panjang sebagaimana yang pada umumnya dibaca oleh para jamaah Umroh, seperti yang tertulis di buku “Panduan Doa-Dzikir Manasik Haji/Umroh”. Atau dengan cara mengikuti dan menirukan bacaan pembimbing Umroh, mutowwif, atau guide.

Setiap kali melintasi Rukun Yamani : mengangkat tangan kanan ke arahnya sambil membaca “بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ اَكْبَرْ”,  BISMILLAAHI WALLOOHU AKBAR (tetapi tidak dikecup), dan disunnahkan membaca doa di bawah ini, sampai tiba di Rukun Hajar Aswad :
رَبَّنَا   آتِنَا فِـى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ  حَسَنَةً وَ قِنَا عّذَابَ النَّارْ.  وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ, يَا عَزِيْزُ, يَاغَفَّارُ, يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
Robbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban-naar. Wa adkhilnal jannata ma’al abroor. Ya ’aziiz, yaa ghoffaar, yaa robbal ’aalamiin.
Artinya: “Ya Alloh, berilah kesejahteraan pada kami di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Hindarkan kami dari siksa neraka. Masukkanlah kami ke sorga bersama orang-orang yang berbuat kebajikan. Ya Aziz, Ya Ghoffar, Ya Robbal ’aalamiin".

Setiap kali melintasi Rukun Hajar Aswad : mengangkat tangan kanan ke arahnya, sambil mengucap: BISMILLAAHI WALLOOHU AKBAR, terus dikecup. Lalu meneruskan perjalanan thowafnya. Begitu seterusnya sampai genap 7 kali putaran.

Setelah selesai Thowaf, terus berjalan menuju ke arah belakang MAQOM IBROHIM untuk melakukan sholat sunnat thowaf 2 raka’at.
Lafal niat sholat sunnat thowaf :
أُصَلِّي سُنَّةَ الطَّوَافِ  رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usollii sunnatat Towaafi rok’ataini, lillaahi ta’aalaa.
Artinya:Aku niat sholat sunat ihrom, 2 rekaat, karena Alloh”.

Diteruskan minum AIR ZAMZAM, sambil menghadap ke Ka’bah (Kiblat) dan berdoa :
أَللَّهُـمَّ إِنِّـيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَ رِزْقًا وَاسِعًا حَلاَلاً طَيِّبًا, وَعَمَلاً مَقْبُوْلاً, وَشِفَاءً  مِنْ كُلِّ دَاءٍ  وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِـيْنَ. 
Alloohumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an warizqon waasi’an halaalan toyyiban, wa ‘amalan maqbulan, wa syifaa-an  min kulli daa-in wa saqomin. Birohmatika Yaa Arhamarrohimiin.
Artinya: ”Ya Alloh, aku betul-betul mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang banyak halal lagi baik, diterimanya amal, dan mohon kesembuhan dari berbagai penyakit ringan dan dan penyakit berat. Berkat rahmat-Mu, Ya Alloh”.


Tips Tawaf dan Sa’i :

1.  Hafalkan do’a-do’a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
2. Berangkat dalam rombongan
3. Makan sebelum berangkat
4. Buat kelompok kecil
5. Sepakati lokasi pertemuan
6. Hindari waktu padat
7. Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat



D. MELAKUKAN SA’I 

Dari lokasi minum Air Zamzam, terus berjalan menuju ke bukit Shofa untuk melakukan sa’i.


Ketika hendak mendaki bukti Shofa pertama kali untuk memulai sa’i, disunnah kan membaca doa :
أَبْدَأُ  بِمَا بَدَءَ اللَّهُ بِهِ وَرَسُوْلُهُ . إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِـهِمَا.  وَمَنْ تَطَوَّعَ  خَيْرًا  فَإِنَّ اللَّهَ شّاكِرٌ عَلِيْمٌ.   اَللَّهُ اَكْبَرُ, اَللَّهُ اَكْبَرُ, اَللَّهُ اَكْبَرُ, وَ لِلَّهِ الْحَمْدُ.
Abda-u bimaa bada-Alloohu bihii wa rosuuluh. Innas-sofaa walmarwata min sya‘aa-irillaah. Faman hajjal baita awi’tamaro falaa junaaha ’alaihi ayyat-towwafa bihimaa. Waman tatowwa’a khoiron fa innallooha syaakirun ’aliim.  Alloohu Akbar – 3x. Wa Lillaahil hamd.
Artinya: ”Aku memulai sa’i, dengan apa yang telah dimulai oleh Alloh dan RosulNya. Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, Maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, Maka Sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui   Alloohu Akbar-3x, Wa lillaahil hamd.

Sesampainya di atas bukit Shofa, lalu menghadap ke arah Ka’bah sambil mengangkat kedua tangan disertai berdoa:
أَللَّهُ  اَكْـبَرُ-  3×. وَ لِلَّهِ الْحَمْد.   لاَ إِلَهَ  إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ.  لَهُ الْمُلْكُ   وَلَهُ  الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.  لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ      وَحْدَه,  أَنْجَزَ وَعْدَهُ  وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ  الْأَحْزَابَ وَحْدَهْ.  لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ   وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.          
Allohu akbar (3x). Walillaahil hamd.  Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariikalah,  lahul mulku walahul hamdu wa huwa ’alaa kulli syai-in qodiir. Laa ilaaha illalloohu wahdah, anjaza wa’dahu wanasoro ’abdahuu wa hazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illalloohu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlisiina lahud-diin, walau karihal kaafiruun
Artinya: ” Allohu Akbar-3x., walillaahil hamd. Tiada tuhan selain Alloh semata, tiada sekutu bagi-Nya. Kerajaan dan segala puji hanya milik-Nya. Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Tiada tuhan selain Alloh semata. Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya dan menghancurkan pasukan musuh sendirian. Tiada tuhan selain Alloh semata, dan kami tidak menyembah kecuali kepadaNya dengan ihlas dan menurut agamaNya, walaupun orang-orang kafir tidak senang.”

Selanjutnya berjalan dari bukit Shofa menuju ke arah bukit Marwa (berjarak + 400 m). Begitu seterusnya, sampai 7 x bolak-balik, dan perjalanan berakhir di Marwah.

Selama melakukan sa'i, sunnah memperbanyak doa-dzikir apa saja yang dihafalnya; atau membaca teks Doa Sa’i seperti di ”buku panduan”; atau menirukan Pembimbing/mutowwif. Jika tidak bisa, cukup membaca ”takbiran” seperti di takbiran hari raya Idul Fitri-Adha, misalnya  
أَللَّهُ  اَكْـبَرُ-  3×.  لاَ إِلَهَ  إِلَّا اللَّهُ  وَ اللَّهُ  اَكْـبَرُ . أَللَّهُ  اَكْـبَرُ  وَ لِلَّهِ الْحَمْد.   
Dengan catatan :

1. Setiap sampai di Batnil Wadi (dataran rendah) yang ditandai oleh pilar lampu hijau, disunnahkan berlari-lari kecil bagi jamaah lelaki dan bagi jamaah wanita tidak perlu lari, disertai membaca doa :
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ, إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا لاَ نَعْلَمُ, إِنَّكَ اَنْتَ اللَّهُ اْلأَعَزُّ اْلأَكْرَمُ
Robbighfir war-ham wa’fu watakarrom wa tajaawaz ‘ammaa ta’lam. Innaka ta’lamu maalaa na’lam. Innaka Antalloohul a’azzul akrom.
Artinya: “Ya Alloh, Tuhanku, ampuni kami, kash sayangi kami, maafkan kami, muliakan kami, dan hapuskan segala dosa yang Engkau ketahui. Sungguh Engkau mengatahui segala apa yang tidak aku ketahui. Sungguh, Engkau-lah Alloh yang Maha Tinggi lagi Pemurah".

2.   Setiap berjalan naik ke atas bukit Shofa atau Marwah, sunnah membaca :
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِـهِمَا.  وَمَنْ تَطَوَّعَ  خَيْرًا  فَإِنَّ اللَّهَ شّاكِرٌ عَلِيْمٌ.  
Innas-sofaa walmarwata min sya‘aa-irillaah. Faman hajjal baita awi’tamaro falaa junaaha ’alaihi ayyat-thowwafa bihimaa. Waman tathowwa’a khoiron fa innallooha syaakirun ’aliim.
Artinya:Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, Maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. dan siapa saja yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, Maka Sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui”.

Setelah selesai Sa’i, di bukit Marwah ini kita menghadap ke arah Ka’bah sambil berdoa:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا. وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا. وَ عَلَى طَاعَتِكَ وَشُكْرِكَ أَعِنَّا. وَعَلَى غَيْرِكَ لاَ تَكِلْنَا. وَ عَلَى اْلإِيْمَانِ وَ اْلإِسْلاَمِ اْلكَامِلِ جَمِيْعًا تَوَفَّنَا. وَاَنْتَ رَاضٍ عَنَّا. اَللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِتَرْكِ الْمَعَاصِي أَبَدًا مَا أَبْقَيْتَنِي. وَارْحَمْنِي أَنْ أَتَكَلَّفَ مَا لاَ يَعْنِيْنِي. وَارْزُقْنِي حُسْنَ النَّظَرِ فِيْمَا يُرْضِيْكَ عَنِّي. يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Robbanaa taqobbal minnaa wa ’aafinaa wa’fu ‘annaa. Wa ‘alaa too’atika wa syukrika a’innaa. Wa ’alaa ghoirika laa takilnaa. Wa ’alal iimaani wal islaamil kaamili jamii’an tawaffanaa. Wa Anta roodhin ’annaa. Alloohummar-hamnii bitarkil ma’aasii abadan maa abqoitanii, war-hamnii an atakallafa maa laa ya’niinii, warzuqnii husnan-nazhori fiimaa yurdhiika ’annii. Yaa ar-hamar-roohimiin. Wal-hamdu lillaahi robbil ’aalamiin.
Artinya: Ya alloh, terimalah persembahan kami, berilah kami kesejahteraan, maafkan kesalahan kami, tolonglah kami untuk mentaati-Mu dan bersyukur kepada-Mu. Jangan jadikan kami bergantung kepada selain-Mu. Wafatkan kami dalam keadaan beriman dan islam secara sempurna, sementara Engkau ridho pada kami. Ya Alloh, kasih-sayangi kami dengan meninggalkan kemaksiatan selama hidup. Rahmati kami agar tidak berbuat sesuatu yang tak berguna. Anugerahi kami kebaikan pandangan terhadap apa yang membuat-Mu ridho pada kami.

Bisa ditambahi doa-doa lain yang dikehendakinya.



E. TAHALLUL (Bercukur)

Selesai berdoa, dilanjutkan Tahallul, yakni dengan bercukur rambut bagi lelaki dan memendekkan rambut bagi perempuan, paling sedikit tiga helai rambut.

Dengan selesainya tahallul tersebut, maka selesailah prosesi ibadah Umroh, sehingga seluruh larangan ihram menjadi halal atau boleh dikerjakan lagi, seperti memakai pakaian berjahit bagi lelaki (celana, baju, tutup kepala), berminyak wangi, dan lain-lain.





----------------------------------------------------------------------------------------------


PERMISI, Numpang Lewat ............................................................................ !




HARGA UMROH 2014
PT HIKMAH JAYA WISATA (Izin PPIU Kep. Kemenag RI No. D/286 Tahun 2013)
BULAN
PROGRAM
HARGA
US Dollar
Pebruari s/d
April
13 / 14 hari
$  2.050


9 / 10 hari
$  1.875
KETERANGAN:
*    Harga, Program & Jadwal Umroh tersebut untuk bulan Pebruari s/d April 2014. Untuk bulan Juni dan Juli (Program Ramadhan)  menyusul
*    Harga tersebut sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perubahan hotel, pesawat / penerbangan, dan dollar. Kecuali jamaah sudah membayar 50 % atau melunasinya
*    Starting (pemberangkatan) dari Bandara Juanda Surabaya
*    Harga tidak termasuk biaya pengurusan Paspor, Vaksin Miningitis, surat Mahrom (wanita sendirian di bawah usia 45 thn)
*    Harga sudah termasuk : Handling, Airport tax, Visa, uang muka/DP, tiket pesawat PP, akomodasi (hotel), makan 3 x sehari prasmanan menu Indonesia, ziarah/city tour kawasan kota Makkah dan Madinah, muthowwif/guide, manasik, paket umroh 2-3 x, air zamzam 10 ltr, dan Perlengkapan Umroh [koper besar, tas tenteng, tas dokumen, kain seragan, kain Ihrom + sabuk / mukenah + jilbab], dan buku doa.
*    Fasilitas hotel di Makkah : Olayan / setaraf, di Madinah : Surfah / setaraf. Kamar hotel berlaku 4 pax (orang). Untuk 3 pax tambah 50 USD/orang, dan 2 pax tambah 100 USD/orang
*    Menyerahkan uang muka/DP sebagai tanda jadi Rp. 5.000.000,-
*    TIDAK ADA TARIKAN BIAYA LAINNYA

Informasi lebih lanjut, hubungi Agen :
Bp. H. Achmad Suchaimi
Alamat: Jl. Tambak Osowilangun 70 Surabaya.   Kontak Person: HP. 081949693063












Tidak ada komentar: